Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: public/Readmore.php
Line Number: 36
Backtrace:
File: /home/manciwar/public_html/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 36
Function: _error_handler
File: /home/manciwar/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once
Kepala Madrasah se-Jawa Barat Ikuti Pembinaan oleh Wamenag RI, Perkuat Nilai Kebangsaan dan Program Strategis.
Bandung, (10 April 2026) — Kepala madrasah se-Jawa Barat, termasuk Ibnu Kasir, M.Pd.I, mengikuti kegiatan workshop Penguatan Pelayan Publik ASN. Pembinaan yang diselenggarakan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI saat ini adalah Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., atau akrab disapa Romo Syafi'i. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran strategis madrasah dalam membangun karakter kebangsaan serta mendukung program prioritas pemerintah.
Dalam pembinaan tersebut, para kepala madrasah mendapatkan arahan terkait pentingnya penghayatan terhadap Pancasila sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah. Selain itu, penguatan komitmen terhadap Undang-Undang Dasar 1945 juga menjadi fokus utama. Para kepala madrasah didorong untuk menanamkan kesadaran konstitusional kepada peserta didik sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Dalam konteks kebangsaan, Wamenag RI menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati yang harus dijaga bersama. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat persatuan di tengah keberagaman melalui aktualisasi Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Toleransi beragama juga menjadi perhatian penting dalam pembinaan ini. Madrasah diharapkan menjadi garda terdepan dalam menanamkan sikap saling menghormati antarumat beragama, sekaligus menangkal paham intoleransi.
Di bidang pengembangan pendidikan, Kementerian Agama mendorong pembentukan madrasah unggulan di Jawa Barat sebagai bagian dari program pusat. Selain itu, diperkenalkan pula konsep “Madrasah Garuda” yang menjadi bagian dari visi besar atau asta cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Para kepala madrasah juga diajak untuk mendukung program pemerintah, termasuk pengadaan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik, serta dukungan terhadap program Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Palestina sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Dalam aspek komunikasi publik, madrasah diharapkan mampu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, termasuk terkait isu ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang ditegaskan masih aman dan tidak mengalami kenaikan.
Menariknya, pembinaan ini juga menyinggung penerapan pola kerja baru, yaitu empat hari kerja dan satu hari work from home (WFH). Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus meningkatkan produktivitas kerja di lingkungan madrasah.
Ibnu Kasir, M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan yang sangat penting bagi para kepala madrasah dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Ia berharap seluruh poin yang disampaikan dapat segera diimplementasikan demi kemajuan madrasah di Jawa Barat.
Kontributor : Husni Hamdiyah
Fotografer : Panitia
Copyright © 2017 - 2026 MAN 2 CIREBON All rights reserved.
Developed by sekolahku.web.id