Severity: Warning
Message: Division by zero
Filename: public/Readmore.php
Line Number: 36
Backtrace:
File: /home/manciwar/public_html/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 36
Function: _error_handler
File: /home/manciwar/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once
Cirebon,( 02/05/ 2026) — MAN 2 Cirebon menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di aula terbuka madrasah. Seluruh civitas akademik, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa, mengikuti upacara dengan penuh khidmat dan tertib.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Martono, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk generasi unggul yang berkarakter.
Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan momentum Hardiknas sebagai refleksi bersama terhadap makna pendidikan yang sesungguhnya. Ia juga menyinggung konsep “Kurikulum Cinta”, yakni pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, empati, dan keteladanan sebagai fondasi utama dalam proses belajar mengajar.
“Guru adalah petani yang menanam dan merawat, sedangkan siswa adalah bibit unggul yang memiliki potensi beragam. Setiap siswa memiliki kelebihan yang berbeda-beda, sehingga perlu dipupuk dengan cinta, kesabaran, dan perhatian agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” ungkapnya.
Martono juga menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, serta kemampuan sosial siswa dalam menghadapi tantangan zaman.
Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari lahir Ki Hajar Dewantara, yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Ia merupakan pendiri Taman Siswa pada tahun 1922, sebuah lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial.
Melalui gagasannya, Ki Hajar Dewantara memperkenalkan filosofi pendidikan yang terkenal, yakni “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”, yang hingga kini menjadi semboyan pendidikan nasional. Pemikirannya menekankan bahwa pendidikan harus memerdekakan manusia dan mengembangkan potensi secara menyeluruh.
Peringatan Hardiknas setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk mengenang jasa beliau sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pelaksanaan upacara di MAN 2 Cirebon tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga sarana internalisasi nilai-nilai pendidikan yang humanis dan inklusif. Semangat “Kurikulum Cinta” yang diusung menjadi pengingat bahwa pendidikan sejatinya adalah proses memanusiakan manusia.
Dengan keberagaman latar belakang dan potensi siswa, pendekatan yang penuh empati dan penghargaan terhadap perbedaan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Upacara ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar dunia pendidikan Indonesia semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi masa depan.
Kontributor : Husni Hamdiyah
Fotografer : Fahmi Sholehudin
Copyright © 2017 - 2026 MAN 2 CIREBON All rights reserved.
Developed by sekolahku.web.id